Pahami Aturan, Cegah Pelanggaran. Bawaslu Muara Enim Goes to School SMAN 1 Gunung Megang Untuk Demokrasi Berintegritas
|
Dalam upaya memperkuat pemahaman kepemiluan dan menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda, Bawaslu Kabupaten Muara Enim melaksanakan kegiatan Bawaslu Goes to School di SMAN 1 Gunung Megang, pada hari Kamis tanggal 15 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi kelas X, XI dan XII sebagai bagian dari upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengawasan partisipatif demi mewujudkan demokrasi yang berintegritas.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) SMAN 1 Gunung Megang, Hendro Triwihandoyo, S.Pd. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Bawaslu Kabupaten Muara Enim di SMAN 1 Gunung Megang. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan tambahan wawasan kepada para siswa mengenai kepemiluan serta mendorong tumbuhnya kesadaran untuk berpartisipasi dalam menjaga demokrasi.
Selanjutnya penyampaian materi oleh Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Muara Enim , Afriansyah, S.IP. Dalam pemaparannya, Afriansyah, S.IP menjelaskan berbagai aspek kepemiluan, meliputi pelaksanaan pemilu, penyelenggara pemilu, pengawasan partisipatif oleh pemilih pemula serta jenis-jenis pelanggaran pemilu dan dampaknya. Penyampaian materi ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman yang memadai mengenai proses pemilu sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelaksanaan pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selanjutnya, pada materi ini juga menjelaskan bahwa pemilih pemula memiliki peran dalam mendukung pengawasan partisipatif. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui sikap kritis terhadap praktik politik uang serta kepedulian dalam mengenali dan melaporkan dugaan pelanggaran melalui mekanisme yang sesuai. Dengan demikian, pelajar tidak hanya memahami hak pilih, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut menjaga kualitas demokrasi.
Pemahaman mengenai jenis dan dampak pelanggaran pemilu, berbagai pelangggaran dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Oleh karena itu, pengetahuan tentang aturan dan konsekuensi pelanggaran diharapkan dapat membentuk sikap yang bertanggung jawab serta mendorong generasi muda untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keadilan.
Penyampaian materi berlangsung secara interaktif dan memberikan ruang bagi pemilih pemula untuk menyampaikan pendapat serta bertanya langsung kepada narasumber. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter kritis dan berintegritas mendapat antusiasme dari para siswa-siswi. Sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan dan keberanian, Bawaslu Kabupaten Muara Enim memberikan doorprize kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan tepat.
Melalui kegiatan Bawaslu Goes to School, Bawaslu Kabupaten Muara Enim terus memperkuat pendidikan pengawasan partisipatif dengan menjadikan lingkungan sekolah sebagai ruang strategis untuk membangun kesadaran demokrasi.Bawaslu Kabupaten Muara Enim berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para siswa-siswi SMAN 1 Gunung Megang dalam memahami kepemiluan dan mengembangkan sikap demokratis.
Penulis: Bawaslu Kabupaten Muara Enim (Intan Viradhita Pertiwi)
Fotografer: Bawaslu Kabupaten Muara Enim (Budi Muslim, Darmawan, M. Terti Nopiyardo)
Editor: Bawaslu Kabupaten Muara Enim (Ifran Wahyudi)